TIPS MEMBELI RUMAH DENGAN UANG TERBATAS!!!

Banyak orang tak mampu membeli rumah atau unit apartemen dengan uang tunai. Permasalah ini bisa teratasi bila Anda membeli rumah dari pengembang yang biasanya telah bekerjasama dengan bank yang memberikan fasilitas KPR (kredit pemilikan rumah).
Permasalahan muncul jika Anda membeli rumah bekas (second). Dengan dana yang terbatas, bagaimana proses pembiayaannya?
Trik yang sering dipakai untuk memecahkan masalah ini adalah dengan mengagunkan rumah tersebut ke bank. Namun langkah pertama, Anda harus meminjam sertifikat rumah tersebut dari si penjual—tentu saja dengan perjanjian terpisah.
Setelah sertifikat didapat, Anda bisa mengajukan kredit dengan agunan (KDA) kepada bank dengan menjadikan rumah tersebut sebagai jaminan.
Umumnya bank akan memberikan plafon kredit 70% – 80% dari harga properti. Jadi, Anda hanya perlu uang 20% – 30% dari harga rumah (sebagai uang muka kepada penjual), sementara sisanya dibayar menunggu kucuran kredit dari bank.
Perlu diingat, aset yang sudah dijaminkan ke bank tidak bisa dijual, kecuali dengan izin mereka. Bank biasanya mencantumkan peraturan tersebut saat Anda mengajukan kredit.